EFEKTIFITAS PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA

Penulis

  • Sofa Fatonah HS STIKes Budi Luhur Cimahi
  • Devia STIKes Budi Luhur Cimahi
  • Rudi Karmi STIKes Budi Luhur Cimahi

Kata Kunci:

daun sirih hijau (Piper betle L), keputihan, remaja

Abstrak

Latar belakang :Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, termasuk keputihan (fluor albus), yang sering tidak ditangani akibat kurangnya pengetahuan dan kebiasaan menjaga kebersihan. Keputihan dapat disebabkan oleh faktor fisiologis maupun patologis dan memiliki prevalensi yang tinggi di kalangan remaja. Salah satu alternatif pengobatan alami yang dapat digunakan adalah air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L), yang mengandung senyawa antiseptik seperti tanin dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) dalam mengurangi kejadian keputihan pada siswi kelas VII di SMPN 8 Cimahi. Metode:  Desain Quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan 100 cc air rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) (Piper betle L) dua kali sehari selama lima hari. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji menunjukkan air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi saja dalam menurunkan tingkat keputihan, ditunjukkan oleh nilai p = 0.000 pada kelompok intervensi, lebih kecil dari kelompok kontrol yaitu p = 0.589. Artinya, intervensi yang diberikan memiliki pengaruh nyata terhadap penurunan tingkat keparahan keputihan. Kesimpulannya, air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) efektif dalam mengurangi keputihan pada remaja dan berpotensi menjadi terapi herbal pelengkap dalam program kesehatan reproduksi berbasis sekolah. Memberikan bukti empiris bahwa pemberian air rebusa daun sirih hijau (Piper betle L) dapat menjadi salah satu alternatif intervensi komplementer yang sederhana, mudah diterapkan dan berpotensi mendukung upaya pencegahan serta penganan keputihan pada remaj melalui program kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dan institusi pendidikan dalam mengembangkan edukasi serta intervensi kesehatan reproduksi remaja yang berbasis pada pemanfaatan bahan herbal secara tepat dan terukur.

Referensi

World Health Organization. (2018). WHO recommendations on adolescent sexual and reproductive health and rights. https://www.who.int/publications/i/item/9789241514606

World Health Organization. (2025) Bacterial vaginosis. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/bacterial-vaginosis

Purnasari, H. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan keputihan pada mahasiswa DIII kebidanan di STIKes Immanuel Bandung tahun 2016. Jurnal Kesehatan Budi Luhur Cimahi, 11(2), 411–426. http://open.stikesbudiluhurcimahi.ac.id/ojs/index.php/jkbl

Nayaka, N. M. D. M. W., Sasadara, M. M. V., Sanjaya, D. A., Yuda, P. E. S. K., Dewi, N. L. K. A. A., Cahyaningsih, E., & Hartati, R. (2021). Piper betle (L): Recent review of antibacterial and antifungal properties, safety profiles, and commercial applications. Molecules, 26(8), 2321. https://doi.org/10.3390/molecules26082321

Ali, I., Khan, F. G., Suri, K. A., Gupta, B. D., Satti, N. K., Dutt, P., Afrin, F., Qazi, G. N., & Khan, I. A. (2010). In vitro antifungal activity of hydroxychavicol isolated from Piper betle L. Annals of Clinical Microbiology and Antimicrobials, 9, Article 7. https://doi.org/10.1186/1476-0711-9-7

Nordin, M.-A. F., Wan Harun, W. H.-A., Abdul Razak, F., & Musa, M. Y. (2014). Growth inhibitory response and ultrastructural modification of oral-associated candidal reference strains (ATCC) by Piper betle L. extract. International Journal of Oral Science, 6, 15–21. https://doi.org/10.1038/ijos.2013.97

Herliawati, P. A., Saraswati, A. A. S. R. P., Febriyanti, N. M. A., Praminingrum, I. G. A. R., & Dewi, A. A. S. (2025). REDARIH (Rebusan Daun Sirih) untuk mengatasi keluhan keputihan pada wanita usia reproduksi. Jurnal Genta Kebidanan, 15(1), 10–18. https://doi.org/10.36049/jgk.v15i1.415

Arsyad, M. A., Safitri, A., Zulfahmidah, Yuniati, L., & Sodiqah, Y. (2023). Hubungan perilaku vaginal hygiene dengan kejadian keputihan pada mahasiswi Fakultas Kedokteran UMI. Fakumi Medical Journal, 3(9), 695–701. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i9.288

Eriyani, N. R. (2023). Pengaruh penggunaan rebusan air daun sirih hijau (Piper Betle L) (Green Betel Leaf) pada wanita usia subur dengan fluor albus di PMB Hj. Masdewati Pohan Palembang. Jurnal Ventilator, 1(4), 232–238. https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i4.713

Inayatullah, S. (2017). Efek ekstrak daun sirih hijau (Piper Betle L) (Piper betle L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Udayana, 23.

Mariana, M., & Winarni, W. (2023). Pengaruh air rebusan daun sirih dalam menurunkan keluhan fluor albus pada wanita usia subur di Desa Serakat Jaya. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(4), 117–126. https://doi.org/10.55606/detector.v1i4.2544

Rachmatia, W. (2021). Efek samping penggunaan air daun sirih untuk membersihkan vagina. Mother & Beyond. https://motherandbeyond.id/read/21453/efek-samping-penggunaan-air-daun-sirih-untuk-membersihkan-vagina

Rosyida, D. A. C. (2019). Buku ajar reproduksi remaja dan wanita. PT Pustaka Baru.

Sakina, B., Safitri, R., & Ilmiah, W. S. (2023). Pengaruh air rebusan daun sirih merah (Piper crocatum) terhadap kejadian fluor albus patologis pada remaja putri MAN 2 Pasuruan di Pesantren Al-Yasini. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 11(2), 243–251. https://doi.org/10.47794/jkhws.v11i2.557

Sitepu, S. A., Hutabarat, V., & Natalia, K. (2020). Pengaruh pemberian rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di Klinik Pera Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Tahun 2019. Jurnal Kebidanan Kestra, 2(2), 186–193. https://doi.org/10.35451/jkk.v2i2.384

Suyenah, Y., & Dewi, M. K. (2022). Efektivitas penggunaan rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) terhadap kejadian keputihan pada remaja. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(4), 151–156. https://doi.org/10.53801/sjki.v1i4.41

Widayati, P., & Wulandari, T. E. (2021). Penerapan rebusan daun sirih dalam mengatasi keputihan pada remaja di Perum Manunggal Kelurahan Kauman Kota Salatiga. Jurnal Kesehatan, 2(2), 26–32.

M. Joice Kaparang and Y. Admasari, “Pemanfaatan Air Rebusan Daun sirih hijau (Piper Betle L) (Pipper bettle L.) Untuk Penyembuhan Keputihan (Fluor Albus),” J. Kesehat., vol. 10, no. 3, pp. 175–180, 2022, doi: 10.25047/j-kes.v10i3.381.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Ed. 2, cet. 29). Alfabeta

Unduhan

Diterbitkan

15-08-2026

Cara Mengutip

Fatonah HS , S., Devia, & Karmi, R. (2026). EFEKTIFITAS PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA. Jurnal Osadhawedyah, 4(3), 79–89. Diambil dari https://www.nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/594